BJ Habibie: Saya Bilang Gila, Industri Strategis Penerbangan Dibubarkan

habibiMantan Menristek sekaligus Presiden RI ke-3 BJ Habibie mengenang proyek besar pembuatan pesawat N250 dan N2130 yang kandas karena krisis ekonomi 1997-1998. Menurutnya keputusan Presiden Soeharto pada waktu itu menghentikan pendanaan kepada IPTN sebuah langkah gila.

Habibie menuturkan setelah sukses mengembangkan pesawat CN-235, ia bersama timnya melanjutkan mengembangkan pesawat jenis N250 dan pesawat jet penumpang N2130.

Saat pengembangan itu, di bawah bendera IPTN (sekarang PT Dirgantara Indonesia), ribuan tenaga ahli IPTN di bawah komandonya mempersiapkan segala macam uji coba di dalam dan luar negeri.

Di luar negeri, Habibie membuat pusat pengembangan di Amerika Serikat (AS) dan Jerman. Pengembangan itu dilakukan agar pesawat buatan putra putri Indonesia mengudara dan mengusai industri penerbangan dunia.

“N250 dan N2130 saya perkenalkan. Saya dirikan (pusat pengembangan) di Amerika, saya dirikan di Jerman untuk pasar Eropa, Afrika dan Timur Tengah.
Sudah siap 80%, saya persiapkan 10 tahun dan tahun 1995 terbang,” tutur Habibie di JCC Senayan Jakarta, Kamis (17/1/2013).

Saat itu, pekerja profesional di IPTN mencapai 16.000 pekerja. Dengan suntikan dan dukungan pendanaan pemerintah, pengembangan pesawat tersebut tinggal menuju sertifikasi internasional untuk bisa mengusai pasar pesawat dunia.

Habibie mengenang, pada saat itu terjadi bencana krisis ekonomi menerpa Indonesia tahun 1997-1998. Akhirnya, Presiden Soeharto menghentikan pembiayaan ke IPTN atas desakan IMF.

“Di Alabama (Amerika Serikat) dan Eropa, pesawat sudah test flight lebih 800 jam terbang, terus saya bilang gila. Industri strategis dibubarkan, edan,” nadanya keras.

Sejak dari itu, awan gelap menerpa industri pengembangan pesawat Indonesia termasuk rencana N250 dan N2130 menguasai penerbangan internasional.

Akibat berhentinya operasi karena suntikan dana mandek, banyak pegawai profesional PT DI akhirnya harus berkarier di perusahaan pesawat luar negeri seperti Boeing dan Airbus.

“Industri penerbangan dengan 16 ribu pekerja, bubar. Anak-anak kita cari kerja di manapun, itu namanya edan,” pungkasnya.

 

sumber

http://finance.detik.com/read/2013/01/17/171322/2145418/1036/bj-habibie-saya-bilang-gila-industri-strategis-penerbangan-dibubarkan

Advertisements

One thought on “BJ Habibie: Saya Bilang Gila, Industri Strategis Penerbangan Dibubarkan”

  1. Semangat dan berjuang terus pak Habibie, kami anak negeri bangga denganmu, saya miris membaca artike yg beberapa maskapai indonesia tercinta malah pesan pesawat dari negara lain, sedangkan kita mampu membuat pesawat sendiri, bahkan lebih canggih di kelasnya, jayalah dirgantara Nasional, bikin kami bangga dengan mengudaranya R 80 & N 2130, menurut saya, bangsa yg besar adalah bangsa yg menghargai produk anak negeri, ayooo pak Habibie……semangat dan harumkan kembali bangsamu ini ( Condro KalTim

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s