PT Dirgantara Indonesia Mulai Memproduksi Sayap Airbus 350

18 AGUSTUS 2010. PT Dirgantara Indonesia (PT DI) saat ini tengah mulai memenuhi pesanan pembuatan komponen sayap Airbus 350, setelah sebelumnya membuat komponen sayap inboard outer fixed leading edge untuk Airbus 380, 320, 330 dan 340 serta 400 militer.

“Jangka kontraknya ada yang 5 tahun sampai dengan 10 tahun, mudah mudahan akan terus berlanjut, kita tidak memprediksi kapan berakhirnya kontrak ini,” ujar Rakhendi Priyatna, pejabat Humas PT, Rabu (18/8).

Ia menyatakan, walaupun perakitan komponen bukan bisnis utama PT DI, diproduksinya komponen sayap Airbus tersebut optimis bisa ikut mendongkrak bisnis PT DI.  Rakhendi menegaskan, pemesanan komponen saya sendiri masih melalui British Aerospace System dengan  kontrak awal sejak tahun 2004 lalu.

Ia menegaskan, dengan diberikannya kepercayaan pembuatan komponen sayap Airbus tersebut menjadi nilai tambah bagi PT DI dan Indonesia, karena sudah dipercaya perusahaan besar untuk membuat komponen perusahaan penerbangan luar negeri.

“Kami optimis PT DI akan terus mengalami pertumbuhan seiring dengan banyaknya pesanan yang masuk,” ujarnya.

PT DI sendiri memiliki sejumlah produk layanan selain pembuatan pesawat terbang dan helikopter. Di antaranya, aerostructure, aircraft services, engineering services.  Pada tahun ini PT DI menargetkan  pertumbuhan pendapatan sebesar  Rp 1,5 triliun. Pada tahun 2009 lalu, PT DI berhasil mengerjakan  kontrak karya sekitar Rp 1,1 triliun.

sumber

http://www.tempo.co/read/news/2010/08/18/090272162/PT-Dirgantara-Indonesia-Mulai-Memproduksi–Sayap–Airbus-350

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s